Try Nur
Hidayati.Pendidikan Biologi UHAMKA 2011
SISTEM SARAF
AMPHIBIA
Sistem
saraf pada Amphibi dibedakan menjadi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula
spinalis). Pada amphibi, Otak dan sumsum tulang belakang dilindungi oleh tengkorak dan
ruas-ruas tulang belakang juga dibungkus oleh 2 lapisan selaput yaitu durameter
yang berbatasan dengan tulang dan pipiamater yang batasan dengan
jaringan saraf.
Di antara dua lapisan tersebut terdapat spatium subdurale, dan
terdapat cairan cerebrospinalis. Bila membran ini terkena infeksi maka akan
terjadi radang yang disebut meningitis. Sistem saraf
amphibi terdiri dari otak. Pada amphibi, otak tengah sebagai pusat penglihatan
berkembang lebih baik sehingga amphibi memiliki penglihatan yang baik.
Walaupun otak dan sumsum tulang belakang
mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak, materi kelabu
terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di
tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu
berbentuk kupu-kupu, sedangkan bagian korteks berupa materi putih.
Gambar Sistem Saraf Amphibi
1. Otak (ensefalon)
Otak merupakan
pusat koordinasi dalam tubuh, yang terletak didalam tulang tengkorak dan
diselubungi oleh jaringan, berupa jaringan meninges.
Otak terbagi atas lima
bagian dan serebellum merupakan bagian yang terkecil. Ada 10 saraf kranial.
Tiga saraf pertama membentuk pleksus brakeal. Saraf ke-7, ke-8, dan ke-9
membentuk pleksus iskiadikus.
Otak mempunyai lima bagian utama, yaitu:
a.
Lobus olfaktorius
Lobus olfaktorius
pada amphibi memiliki trunckus bulbus olfaktorius. Lobus ini tidak terlalu
berkembang. Oleh karenanya berbentuk relative kecil dan merupakan penonjolan
dari bagian yang disebut hemisperium serebri. Kurang berkembangnya lobus
olfaktorius yang berperan sebagai pusat pembau pada amphibi, berhubungan dengan
cara hidupnya yang tidak terlalu banyak membutuhkan peran dari lobus
olfaktorius sebagai pusat pembau.
b.
Otak besar (cerebrum)
Otak besar
merupakan sumber dari semua kegiatan atau gerakan sadar atau sesuai dengan
kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks
serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor)
yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar
atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan
area motor dan sensorik
Serebrum pada
amphibi terdiri atas sepasang hemispermiun serebri. Pada serebrum memungkinkan
terjadinya aktivitas-aktivitas yang kompleks, misalnya pembiakan dan
macam-macam gerak.
c.
Otak tengah (mesencephalon)
Otak tengah
terletak di depan otak kecil. Di depan otak tengah terdapat talamus dan
kelenjar hipofisis. Thalamus amphibi terletak di bagian dorsal otak dan
merupakan jembatan antara serebrum dan mesenshefalon. Sedangkan kelenjar
hipofisis terletak pada bagian ventral otak yang berfungsi mengatur kerja
kelenjar-kelenjar endokrin. Oleh karenanya dikatakan sebagi Master of Glands.
Pada bagian
atas (dorsal) otak tengah juga terdapat lobus optikus dan sepasang nervus
optikus yang saling bersilangan. Pertemuan atau persilangan antara dua nervus
optikus disebut sebagai chiasma. Lobus ini merupakan pusat penglihat, karena
semua nervus optikus bermuara pada lobus ini. Lobus ini juga berfungsi mengatur
refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat
pendengaran. Lobus optikus pada amphibi lebih berkembang daripada lobus
olfaktorius. Hal ini karena amphibi, contohnya katak merupakan hewan Nokturnal.
Selain itu,
pada bagian dorsal otak tengah juga terdapat kelenjar epifisis. Kelenjar ini
disebut juga Badan pineal yang berfungsi ketika terjadi pembentukan pigmen pada
permukaan tubuh.
Pada bagian
ventral, selain terdapat kelenjar hipofisis juga terdapat kelenjar hypothalamus
dan infundibulum. Pada kelenjar hypothalamus terdapat sel-sel neurosekretori
(sel saraf yang menghasilkan secret). Secret dari sel ini berupa neurohormon
yang berfungsi untuk mempercepat penyampaian impuls dari sinapsis yang satu ke
sinapsis yang lain. Sedangkan infundibulum, merupakan tangkai dari hipofisis
yang berfungsi menghubungkan hipofisis dengan hypothalamus.
d.
Otak Kecil (Serebelum)
Serebelum
mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar,
keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau
berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Serebelum
pada amphibi mereduksi, karena aktifitas otot relative berkurang.
e.
Sumsum lanjutan (medulla oblongata)
Sumsum
lanjutan berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke
otak. Sumsum lanjutan juga mempengaruhi refleks fisiologi seperti detak jantung
(pusat pengatur percepatan dan penghambat denyut jantung) , tekanan darah
(pusat pengaturan penyempitan dan pelebaran pembuluh darah), volume dan
kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan. Selain
itu, sumsum lanjutan juga mengatur gerak refleks yang lain.
2. Sumsum
tulang belakang (medulla spinalis)
Medulla
spinalis merupakan lanjutan dari medulla oblongata yang masuk ke dalam kanalis
vertebralis. Pada amphibi, medulla spinalis mengalami pembesaran di bagian
servikalis. Medulla spinalis berfungsi menghantarkan impuls sensori dari saraf
perifer ke otak dan menyampaikan impuls motoris dari otak ke saraf perifer.
Selain itu juga merupakan pusat dari refleks.
Pada penampang
melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan
bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi.
Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Urat saraf yang membawa
impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa
perintah dari otak merupakan saluran desenden.
Pada penampang
melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas
sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral.
Judul: Sistem Saraf Amphibi LENGKAP
Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Aghry
Postingan ini dilindungi Hak Cipta, Sertakan sumber jika ingin mengambil rujukan pada tulisan ini. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...
Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Aghry
Postingan ini dilindungi Hak Cipta, Sertakan sumber jika ingin mengambil rujukan pada tulisan ini. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...
0 comments:
Post a Comment
Berilah Komentar dengan kritik dan saran anda untuk perbaikan blog ini. Berikan pula kesan anda dalam blog ini agar kami semangat. Jika anda suka, bagikan ke teman-teman anda agar mereka dapat merasakan.
NO SPAM AND SARA