Tempat Referensi Tugas Ilmiah, dilengkapi software pendukung kinerja anda. Nikmati juga Karya sastra
penyejuk jiwa dan kumpulan game yg akan menghibur
anda. All in One
Tuesday, July 30, 2013

Makalah SISTEM SARAF

Try Nur Hidayati.Pendidikan Biologi UHAMKA 2011


*      PENGERTIAN SISTEM SARAF
Sistem  saraf adalah  sistem yang mengatur dan mengendalikan semua   kegiatan aktivitas tubuh kita seperti  berjalan, menggerakkan tangan, mengunyah makanan dan lainnya.
Sistem  ini  juga  disebut  sebagai sistem saraf atau sistem pengatur tubuh. Sistem  Saraf  tersusun dari jutaan serabut sel saraf (neuron) yang berkumpul membentuk suatu berkas (faskulum).
1.      Sel saraf memiliki dua sifat utama yaitu :
Ø  Sel saraf mudah dirangsang dan mampu
merespons setiap stimulus. Stimulus atau rangsangan adalah perubahan-perubahan di lingkungan yang dapat dideteksi oleh indra.
Ø  Sel saraf mampu menghantarkan sebuah pesan, yaitu berupa impuls–impuls saraf.
2.      Sistem saraf punya 3 fungsi utama yaitu :
Ø  Menerima rangsangan.
Ø  Memproses informasi yg diterima.
Ø  Memberi respon terhadap rangsangan.
3.      Ada dua kelas utama sel pada sistem saraf yaitu Neuron ( sel saraf ) dan Sel penunjang.
a.         Neuron (sel saraf)
Merupakan sinyal disepanjang jalur sistem saraf, merupakan satuan dasar sistem saraf. Neuron terbagi 2 :
1.    Badan sel saraf
Merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf. Berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sel saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, lisosom, badan golgi dan badan nisel. Badan nisel adalah kumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.
2.    Tonjolan ( prosesus )
Sambungan mirip serat yang panjang dari badan sel, dan inilah yang memungkinkan neuron dapat menghantarkan sinyal melewati jarak yang jauh. Ada tiga jenis tonjolan neuron yaitu :
Ø  Dendrit : Tonjolan bercabang pendek yang menghantarkan rangsang (impuls) dari luar sel saraf menuju ke badan sel saraf.
Ø  Serabut saraf akson (=neurit) : Tonjolan panjang yang menghantarkan rangsang (impuls) dari badan sel saraf menuju ke luar badan sel saraf.
Ø  Persambungan (sinapsis) : Tempat pertemuan ujung akson sel saraf dengan ujung dendrit sel saraf lainnya, sehingga merupakan tempat perpindahan impuls menuju sel saraf lainnya.


Gambar Sel Saraf
b.        Sel Penunjang
Menyediakan dukungan struktural, perlindungan, dan bantuan untuk neuron. Terdapat lebih banyak dari neuron.
Ø  Sel Schwann
Sel penunjang yang tersusun seperti rantai di sepanjang akson. Sel schwann bersama-sama melapisi akson dengan lapisan insulator yang disebut selubung mielin. Fungsinya : Memberi nutrisi dan membantu regenerasi akson.
Ø  Nodus Ranvier
Celah kecil pada selubung mielin yang berada di antara serangkaian susunan sel Schwann di sepanjang akson. Fungsinya mempercepat jalannya impuls, tempat akson mendapat oksigen.
4.      Terdapat 3 (tiga) jenis sel saraf berdasarkan fungsi yaitu :
a)      Sel Saraf Sensorik (aferen)
Yaitu neuron yang berfungsi untuk menghantarka impuls dari reseptor ke system saraf pusat.
b)      Sel Saraf Motorik (eferen)
Yaitu neuron yang berfungsi untuk menghantarka impuls dari system saraf pusat ke efektor.
c)      Sel Saraf Penghubung (Asosiasi/interneuron)
Yaitu neuron yang menghubungkan saraf sensorik dengan saraf motorik di dalam system saraf pusat.

Gambar Neuron berdasarkan fungsi
5.      Neuron berdasarkan jumlah uluran di bagi menjadi :


Ø  Neuron bipolar yaitu neuron yang memiliki satu buah akson yang bercabang.

Ø Neuron unipolar yaitu neuron yang memiliki satu akson dan satu dendrite.

Ø Neuron multipolar yaitu neuron yang memiliki satu akson dan sejumlah dendrite.

 

Gambar (a) Neuron unipolar,(b) neuron bipolar,(c) neuron multipolar.
6.      Sinaps
Dalam pelaksanaannya, sel-sel saraf bekerja bersama-sama. Pada saat datang rangsang, impuls mengalir dari satu sel saraf ke sel saraf penghubung, sampai ke pusat saraf atau sebaliknya dari pusat saraf ke sel saraf terus ke efektor. Sambungan antara neuron yang satu dengan neuron yang lain di sebut sinaps.

Gambar Sinaps
7.      Berdasarkan letak kerjanya Sistem Saraf terdiri atas 3 bagian yaitu :
                     I.            Sistem Saraf Pusat
·         Saraf Otak
·         Sumsum Tulang Belakang
                  II.            Sistem Saraf Periferi

               III.            Sistem Saraf Autonom 
Judul: Makalah SISTEM SARAF
Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Aghry Wiranata Anugrah

Postingan ini dilindungi Hak Cipta, Sertakan sumber jika ingin mengambil rujukan pada tulisan ini. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

0 comments:

Post a Comment

Berilah Komentar dengan kritik dan saran anda untuk perbaikan blog ini. Berikan pula kesan anda dalam blog ini agar kami semangat. Jika anda suka, bagikan ke teman-teman anda agar mereka dapat merasakan.
NO SPAM AND SARA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...